PROLOG
Hari ini lagi-lagi kubaca tentang bunuh diri. Hanya karena masalah sepele. Tuntutan hidup. Tak kuat menanggung biaya hidup, orang-orang bodoh itu memilih jalan pintas: bunuh diri. Kubuang koran itu ditumpukan sampah di pojok ruang kerjaku. Kupandangi Jakarta dari lantai 25 kantorku. “Aku harus bertindak!” tanpa sadar aku berteriak. Aku muak dengan kondisi saat ini. Orang-orang [...]