Posted on May 21, 2008 by sulthanah
SILUET BIRU ITA WIRYA
1979-1997
Tahun 1979 adalah tahun yang berkesan. Tahun penuh kenangan. Di sinilah, Ita Wirya dilahirkan. Di sebuah desa terpencil, jauh di pedalaman Banyumas. Di sebuah desa dimana sungai Serayu mengalir tenang, mengairi sawah-sawah yang dilaluinya.
Orang tua Ita seperti halnya orang-orang tua di desa itu: mereka petani. Petani yang menggarap lahan mereka [...]
Filed under: Novel | Leave a Comment »
Posted on May 21, 2008 by sulthanah
BAB I
N A N A
Nana adalah gadis berusia 17 tahun. Ia masih duduk di bangku SMA. Anaknya pintar, jelita (maksudnya sih wajah dengan jerawat lima juta), dan miskin sekali (maksudnya orang tuanya). Yang paling buruk adalah ia sombong. Runyam ‘kan. Miskin tapi sombong. Emang ada? Jawabnya adalah absolutely yes. Nyatanya memang benar kok. Miskin [...]
Filed under: Novel | Leave a Comment »
Posted on May 10, 2008 by sulthanah
PROLOG
Hari ini lagi-lagi kubaca tentang bunuh diri. Hanya karena masalah sepele. Tuntutan hidup. Tak kuat menanggung biaya hidup, orang-orang bodoh itu memilih jalan pintas: bunuh diri. Mulai dari sopir angkutan, polisi, ibu rumah tangga bahkan pengusaha. Mereka mengambil jalan pintas. Bodoh! Bodoh sekali orang-orang itu. Kubuang koran itu ditumpukan sampah di pojok ruang kerjaku. Kupandangi [...]
Filed under: Novel | 4 Comments »