SEHARUSNYA, TIDAK ADA MAWAR YANG TUMBUH DI TEGARNYA KARANG

seharusnya, tidak ada mawar yang tumbuh di tegarnya karang

 

“tidak ada angka sial, tegar. kalaupunan dikumpulkan seluruh kesialan angka itu sepanjang tahun, tidak akan cukup menandingi kebahagi keluarga kecil kami.”- Nathan

“bukankah semua itu sederhana? bukankah masalah itu amat sederhana? meski harus membuat hatiku lebur berkeping-keping.” -Tegar

“apakah aku punya kesempatan?”

rosie menatapku sendu. terdiam

“apakah aku punya kesempatan, ros?”

rosie menunduk. terdiam

“aku tidak akan pernah punya kesempatan, bukan? aku tahu itu.” aku mengangguk pelan. amat pelan. menyeka mata yang memerah.

membuang ingus. mengerti semuanya.

 

itu percakapan angan-angan. tidak pernah terjadi. kalaupun terjadi, bukankah demikian pula yang akan terjadi? 

 

“Rosie tidak pernah mengerti apa perasaanya kepadamu, dan sebelum dia benar-benar mengerti Nathan datang dengan pesonanya. membuatnya seolah-olah mengerti. dia menerima Nathan. dan kau? kau terlempar jauh sekali. apa yang oma bilang tadi tentang kesempatan? kau tidak pernah berani membuat kesempatan itu dengan tanganmu. kau kalah. dan aku sungguh keliru, ternyata Rosie juga tidak pernah punya keberanian untuk membuat kesempatan dengan tangannya.”– Oma

 

“apa arti cinta bagi ibu?” Anggrek bertanya sekali lagi

“persahabatan.” Rosie menjawab lirih

Suara hujan menerpa atap resor terdengar berirama.

“apakah kita akan datang ke pernikahan Om Tegar, Ibu?”

senyap. Rosie tidak menggeleng. tidak juga menjawab

“dua puluh tahu kelak, aku pasi menyesali telah melakukan ini, Tegar. tetepi, dua puluh tahun kelak juga, aku pasti lebih menyesalinya jika tidak melakukannya.” Sekar menahan tangis, tubuhnya bergetar, satu tangannya yang lain meraih lenganku, menatapku, 

“menikahlah dengan Rosie, Tegar. menikahlah. pagi ini aku paham, aku mengerti, kalian ditakdirkan bersama sejak kecil. aku sungguh akan belajar bahagia menerimanya, dan itu akan lebih mudah dengan pemahaman yang baru. aku akan baik-baik saja. menikahlah!”- Sekar

Advertisements

About sulthanah

Just a woman who have been travelling so far to find her true self. Ketika seseorang sungguh-sungguh menginginkan sesuatu, seluruh semesta akan bersinergi mewujudkan impiannya.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s