(LAIN-LAIN) TENTANG MENGENANGMU

mengenangmu

“Jeng, I read ur blog. Two thumbs up! I love it. Terutama yang puisi mengenangmu. How can you write so beautifully like that? What is in your mind when u write?” begitu SMS dari sahabatku, Annisa Utami.

Aku kaget saja baca SMSnya. Sebegitu baguskah puisi itu? Dia orang kedua yang begitu menyukai puisiku itu. Orang pertama, Ramadhona Banu, sahabat waktu kuliah. Dia bahkan sampai crop tuh puisi saking sukanya. Hasil crop ada di atas ya.

Puisi ini aku tulis September tahun lalu. Kalau tidak salah tanggal 12 September 2012. Untuk siapa puisi ini kutulis? Untuk seseorang yang dekat tapi jauh. Puisi itu kutulis begitu saja ketika ada seseorang akan membuka sejarah hidupnya. Aku awalnya menerima permintaannya untuk bertemu dan mendengarkan sejarah hidupnya. Tapi, akhirnya, aku membatalkan niatanku untuk mengetahui masa lalunya. Buat apa? Semua orang punya masa lalu. Baik/buruk, benar/salah itu toh ada di masa lalu. Kita tak berhak menjustifikasinya. So, di mataku dia tetap orang baik bagiku.

Semua orang punya sisi positif. Ingat yang baik-baik saja. Masa lalu ada di belakang, dia takkan pernah menang. Jadi, mengapa diungkit lagi? Lebih baik dikenang dan untuk dijadikan pelajaran.

biarlah

Advertisements

About sulthanah

Just a woman who have been travelling so far to find her true self. Ketika seseorang sungguh-sungguh menginginkan sesuatu, seluruh semesta akan bersinergi mewujudkan impiannya.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s